1. Bila Saja

    Bila saja kau bertanya-tanya
    Ada apa gerangan diriku tak menyapa
    Sedangkan aku jelas mengetahui
    Bahwa kau ada di sana

    Bila saja kau bertanya-tanya
    Mengapa aku tak sigap menangkap tatapmu
    Seakan acuh, seakan kau tiada pentingnya
    Seakan ku tak inginkan kau

    Bila saja kau bertanya-tanya
    Kenapa setelah sekejap mata
    Kemudian langsung memalingkan muka
    Seperti tiada rasa di sana

    Jawabnya sederhana
    Aku takut
    Jika ternyata kenyataan
    Menyakitkan adanya

     

  2. Another masterpiece of Mr. Sapardi Djoko Damono #puisi

     


  3. AMBAR #3: Kosong

    yang biasanya selalu ada

    kini diam, tak mau bicara

    ini adalah kosong yang sebenarnya

    benar-benar kosong

    bukan nol yang masih memiliki nilai

     


  4. Aku Benci

    Aku benci kasta

    yang dicipta manusia

    dengan dasar rasa angkuhnya

    *

    Aku benci praduga

    yang dibuat manusia

    atas dasar renungannya sendiri saja

    *

    Aku benci virus putus asa

    yang tercipta

    akibat asumsi-asumsi acak yang melekat erat dalam jiwa

    *

    Aku benci memenjarakan ekspresi rasa

    hanya karena diludahi oleh mereka

    yang miliki benci di hatinya

    *

    Aku benci

    dengan pongahnya manusia

    Aku benci

    karena kadang aku pun sama pongahnya

     


  5. Menemukanmu

    Di mana aku bisa menemukanmu?

    Di suatu tempat, di suatu waktu, yang belum aku ketahui, pikirku

    Namun lebih dulu aku harus bercengkrama dengan sunyi

    Agar mudah aku ‘tuk dengarkan panggilan-Nya

    Agar peka jiwa ini ‘tuk rasakan hadir-Nya

    di setiap hembusan nafas

    di setiap detakan jantung

    Aku akan menemukanmu

    Kita pasti bertemu

    Dia berkehendak begitu

    Kamu, sosok lain diriku

    Sosok yang pantas menetap di Surga ‘Adn

    Aamiin

     


  6. Capek, Tuhan..

    Tuhan, aku capek

    Sungguh inginku, hanyalah mengingat-Mu

    Namun afeksi ini selalu mendistraksi pikiranku

     


  7. Kulari ke hutan, kemudian menyanyiku

    kulari ke pantai, kemudian teriakku

    sepi.. sepi dan sendiri aku benci

    aku ingin bingar, aku mau di pasar

    bosan aku dengan penat

    dan enyah saja kau pekat

    seperti berjelaga jika ku sendiri

    pecahkan saja gelasnya biar ramai

    biar mengaduh sampai gaduh

    ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

    kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera

    apa aku harus lari ke hutan lalu ke pantai?


    Tentang Seseorang (AADC)

     

  8. always marvellous..

    muhammadakhyar:

    Ada yang mencintai Sapardi di sini? Silahkan simak ujaran beliau yang begitu cantik tentang kemerdekaan kita, tentang pendidikan anak anak di sini, 

     


  9. Ini Rumahmu

    Semua orang ingin senang
    Berada di tempat yang tenang
    Jauh dari perang
    Tanpa ruang yang hitam seperti arang

    Namun tetap hatimu terikat di sini
    Tempat pertama kau pijakkan kaki di bumi
    Di mana saat kecil kau tertawa dan berlari-lari
    Bagaimanapun, tanpa kau sadari

    Ini rumahmu
    Jaga, sebisa yang kau mampu
    Ini rumahmu
    Jika rusak, perbaiki dengan caramu

    Sejauh manapun kau pergi mengais ilmu
    Kembalilah di suatu waktu, karena ini rumahmu
    Rumahmu butuh kamu
    Sebagai payung pelindung dari hujan dan kelabu

     


  10. Lukisan Tiga Jam Pertama

    Seorang hawa

    Pikirannya terus terjaga

    Tak berdaya ‘tuk pejamkan mata

    Hingga Senin sampai lah di tiga jam pertama


    Otaknya terus saja melukis citra

    Akan imajinasinya

    Tak terbatas pada ruangan dua kali tiga

    Yang juga tanpa jendela


    Pintanya pada Sang Pencipta

    ‘Tuk kembalikan indah cakrawala

    ‘Tuk jadikan kerlip bintang terjangkau pandangan mata

    ‘Tuk bantu hati tetap bersyukur pada-Mu, Yang Maha Kuasa..